Banjir Bandang Tenggelamkan Ratusan Rumah dan Ratusan Hektar Kebun Rusak

Banjir Bandang Tenggelamkan Ratusan Rumah dan Ratusan Hektar Kebun Rusak

394
0
BAGIKAN KE
Banjir Bandang Tenggelamkan Ratusan Rumah dan Ratusan Hektar Kebun Rusak

Banjir Bandang Tenggelamkan Ratusan Rumah dan Ratusan Hektar Kebun Rusak

Seperti yang dikutip dari Jawa Pos 29 Nov 2015, Banjir bandang menerjang wilayah Kampar Kiri, Kepulauan Riau. Akibatnya, ratusan rumah terendam dan perekonomian masyarakat ter- ganggu. Kondisi itu diperparah dengan rusak dan porak-porandanya ratusan hektare perkebunan warga.
Berdasar informasi yang di- peroleh Riau Pos ( Jawa Pos Group), banjir melanda wilayah Kampar Kiri pada Kamis (26/11) karena meluapnya Sungai Subayang. Banjir tak terelakkan se telah hampir setiap hari hujan deras mengguyur kawasan tersebut dua minggu berturut-turut
Sementara, hutan di dekat kawasan tersebut banyak yang gundul. Sehingga, air mengalir tak terbendung. Beruntung, air mulai surut pada Jumat sore (27/11).

Namun, begitu air surut, warga mendapati pemandangan yang menyedihkan. Banyak kebun warga yang rusak. Karet yang ditempatkan dalam tempurung setelah dideres pun hanyut oleh banjir.
”Warga sebenarnya sudah siap siaga akan datangnya banjir. Tetapi, kondisi pascabanjir ini, banyak perkebunan yang rusak. Antara lain, kebun sawit, jeruk, dan cabai yang masih baru ditanam,” ucap Kepala Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Nasyaruddin. Dia menambahkan bahwa pihaknya sudah merekapitulasi data kerugian akibat banjir untuk dilaporkan kepada Pemkab Kampar melalui camat.
Hal senada disampaikan Sekdes Padang Sawah Tarmizi. Dia mengatakan, meskipun banjir telah surut, kegiatan ekonomi warga belum pulih. ”Banjir memang sudah surut, namun kami tetap waspada,” ungkap Tarmizi. Dia juga membenarkan banyaknya hasil kebun karet yang hanyut.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan Muhammad Nasir yang mewakili Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar ketika dikonfirmasi Riau Pos menyebutkan jumlah rumah warga yang terendam banjir. Di Desa Padang Sawah, rumah 42 kepala keluarga (KK) tergenang. Begitu pula rumah 467 KK di Desa Kuntu. Di Teluk Paman, rumah 75 KK menjadi korban banjir bandang. Begitu juga rumah 34 KK di Teluk Paman Timur.
Kasi Bantuan Bencana H Asri yang mewakili Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kampar Kamaluddin menyampaikan, dari hasil laporan tim di lapangan, diketahui banjir juga melanda daerah Kecamatan Gunung Sahilan. Pada Sabtu (28/11), air masih menggenangi 85 rumah di Desa Sahilan Darussalam dan 95 rumah di Desa Gunung Sahilan.

Debit air yang naik ke permukiman warga setinggi 1–1,2 meter. Karena itu, dinsosnaker kemarin sore mengirimkan bantuan berupa beras dan makanan kemasan. ”Untuk tahap pertama, bantuan yang dikirim berupa ikan sebanyak 209 kaleng,” ujar dia. (c11/end/jawapos.com)