Menguak Fakta Dibalik Tragedi Mina 4.700 Jamaah Haji Meninggal

Menguak Fakta Dibalik Tragedi Mina 4.700 Jamaah Haji Meninggal

2042
0
BAGIKAN KE
Menguak Fakta Dibalik Tragedi Mina 4.700 Jamaah Haji Meninggal

Menguak Fakta Dibalik Tragedi Mina 4.700 Jamaah Haji Meninggal

Apa yang telah dilakukan Monarki Saudi atas Haramain? Saudi menguasai sepenuhnya Haramain termasuk pengelolaannya. Mereka menganggap Haramain adalah miliknya dan secara sepihak menguasai penuh pengelolaannya yang hanya menonjolkan satu mazhab tertentu, dengan mengabaikan realitas umat Islam yang terdiri dari beragam mazhab. Beberapa peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini juga tak luput dari keteledoran kerajaan Saudi dalam pengelolaan Haramain. Tragedi Mina bukti itu semua.

Kronologi Lengkap Tragedi Mina

24 September 2015, hari yang dalam sejarah tiba-tiba menjadi hari berkabung Internasional, setelah terjadinya suatu tragedi paling menyedihkan dan paling buruk di sepanjang sejarah ibadah haji. Tragedi mengerikan yang terjadi pada pagi hari pukul 9(waktu Arab Saudi) di Mina disaat ummat Islam dari berbagai penjuru dunia hendak melaksanakan ritual haji, melempar jumroh.

tragedi-mina-haji

Dalam kejadian tersebut, lebih dari 4.700 jemaah haji tewas, dan lebih dari 1000 orang hilang. Hal ini menunjukkan bahwa ada lebih dari 5.700 jama’ah haji dari seluruh dunia telah menjadi korban tragedi Mina. Tapi kerajaan Saudi dengan mengabaikan fakta yang begitu nyata, masih saja menyatakan bahwa jumlah jama’ah haji yang tewas hanya berjumlah 770 orang. Pada awalnya, pihak kerajaan itu ingin menyembunyikan fakta ini dengan menyebut bahwa jumlah korban tewas hanyalah 200 orang saja, namun karena jumlah korban tewas terus menerus meningkat dan banyaknya mayat yang bergelimpangan terlihat begitu tak terhitung, Saudi menigkatkan jumlah korban tewas menjadi 770 orang. Masih sangat jauh dari kenyataan! Dan ini adalah penipuan sangat besar yang telah dilakukan oleh kerajaan Saudi.

Kenapakah kerajaan Saudi ingin menutup tragedi ini?

Menurut berita dari kantor berita al-Nahrain, Agen intellijen Eropa dan Diplomat dari Brussels telah memberi suatu laporan yang sungguh mencengangkan. Tragedi Mina sudah direncanakan sebelumnya! Hal ini adalah sebuah siasat yang telah dirancang oleh Kerajaan Saudi dengan agen intellijen Israel, MOSSAD, untuk menculik 225 jama’ah haji yang terdiri dari pejabat-pejabat penting Negara Republik Islam Iran yang diantaranya terdapat penasihat penting Ayatullah Sayyid Ali Khamenei dan juga pejabat-pejabat penting dalam program rudal Iran. ( Lihat link ini Tragedi Mina, Konspirasi Intellijen Zionis Mossad dan Saudi Culik Petinggi IRGC)

penculikan-terencana-mossad

Putra Raja, Muhammad bin Salman, telah membawa para agen Mossad itu dalam rombongan tentara dan pengawal pribadinya dengan dalih pengawalan haji dirinya yang akan melaksanakan ritual jumroh di Mina. (Baca juga: Wakil Putra Mahkota Saudi Sumber Malapetaka Mina; Video)

lokasi jamarat dan lokasi kejadian tragedi

Kemudian rombongan anak raja itu, menutup jalan 204 yang sedang dilalui para jamaah haji menuju jamarat. Akibatnya, para jama’ah di jalan 204 yang berjumlah lebih dari 10.000 orang terperangkap diantara jalan 204 dan jalan 203 karena mereka tidak tahu ada penutupan jalan 204. Jama’ah haji terpaksa berdiri disitu dalam keadaan panas terik dan penuh sesak.