Kalau Ada Asuransi Langsung dari Alloh Kenapa masih bergantung pada yang lain?

Kalau Ada Asuransi Langsung dari Alloh Kenapa masih bergantung pada yang lain?

48
0
BAGIKAN KE

“INI KANTOR ASURANSI SAYA… “

Saya bertemu kawan yang sudah selesai urusannya dengan utang riba. Usahanya sempat babak belur dihajar riba, musibah demi musibah terjadi dalam hidupnya. Ketenangan hatinya seperti dicabut oleh Allah, sampai hidayah datang dan dia memutuskan hijrah. Kisahnya menarik ketika dia bercerita begini..

“Mas, tanpa pertolongan Allah utang-utang saya gak akan bisa lunas.. sejak kejadian itu saya memilih total bergantung kepada Allah, pasrah bersandar kepada Yang Maha Kuasa! Dan ternyata bikin hati begitu tenang mas.. gak kemrungsung lagi kayak dulu…”

Gimana tuh?

“Belum lama Allah menitipkan kepada saya sebuah mobil baru mas, bunyi knalpotnya cash! cash! cash! Ilmu itu saya pakai lagi… TBA.. Total Bergantung ke Allah! Kalau orang punya mobil baru banyak yang langsung ikut asuransi, bayar uang 4-10 juta untuk mendapat jaminan penggantian jika terjadi sesuatu dengan mobilnya itu. Mereka sudah menempatkan diri sebagai orang yang akan kena musibah, dan akan diganti kerugiannya kapan saja. Setelah saya ikut kajian-kajian fiqh muamalah ternyata akad seperti itu tidak boleh karena mengandung unsur gharar, maisir dan riba..”
Lanjutnya..