Berita Terbaru Rupiah Menguat Di Akhir Pekan Tembus Level Rp13.410

Berita Terbaru Rupiah Menguat Di Akhir Pekan Tembus Level Rp13.410

266
0
BAGIKAN KE
Rupiah Gadai Tiga Bank ke Tiongkok
Rupiah Menguat Di Akhir Pekan

Berita Terbaru Rupiah Menguat Di Akhir Pekan Tembus Level Rp13.410

Kita semua bisa bernapas lega pasalnya Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) semakin kokoh pada hari di akhir pekan ini. Sinyal positif dari eksternal dan banyaknya perbaikan yang dilakukan pemerintah pada ekonomi dalam negeri semakin memperbesar otot-otot nilai tukar rupiah.
Menurut data Bloomberg, Jumat (9/10/2015), nilai tukar rupiah terpantau di posisi Rp13.411 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.410 per USD. Sementara itu, menurut Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.521 per USD.
Terus menguatnya nilai tukar rupiah terhadap USD juga memiliki dampak terhadap laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menutup perdagangan pada akhir pekan ini dengan sempurna. IHSG terpantau kokoh berada di zona hijau.

IHSG Jumat 9 Oktober ditutup melesat 92,37 poin atau setara 2,1 persen ke posisi 4.583. Indeks saham unggulan LQ45 pun juga menguat 19,48 poin ke 788, serta JII menguat 13,06 poin ke 614. Sektor perkebunan, keuangan, manufaktur, dan pertambangan merupakan beberapa sektor yang membantu penguatan IHSG sore ini.

Untuk memperkuat rupiah hingga 1.509 poin—dari Rp14.821 ke Rp13.312—Bank Indonesia (BI) perlu merogoh kocek cadangan devisa hingga US$3,6 miliar (ekuivalen dengan Rp50 triliun).

Berita Terbaru Rupiah Menguat Di Akhir Pekan Tembus Level Rp13.410
Rupiah Menguat Di Akhir Pekan

Sekadar diketahui face value rupiah saat ini menurut BI di kisaran Rp13.300, sementara rupiah di APBN 2015 ditetapkan sebesar Rp12.500. Dengan demikian posisi rupiah per sore ini sudah nyaris mendekati face value-nya, tapi masih jauh dari kisaran rupiah di APBN.

Volume transaksi perdagangan saham tercatat ditutup sebanyak 6,6 miliar lembar saham senilai  Rp6,0 triliun. Sebanyak 218 saham menguat, 93 saham melemah, 82 saham stagnan, dan 165 saham tidak ada perdagangan. (Sumber:Metronews)